Lensa Sampang

Bukan Sekedar Berita

Viral Video Oknum Polisi Tertibkan Penonton Karapan Sapi Pakai Cambuk, Kasi Humas Polres Sampang Berikan Klarifikasi

SAMPANG – Jagat media sosial dihebohkan dengan penayangan video viral yang memperlihatkan aksi seorang oknum anggota kepolisian yang diduga menertibkan penonton menggunakan cambuk dalam acara perlombaan karapan sapi di Madura. Menanggapi pemberitaan tersebut, Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, S.H., memberikan klarifikasi resmi guna menjelaskan kronologi peristiwa yang sebenarnya terjadi.

AKP Eko Puji Waluyo membenarkan bahwa insiden tersebut berlangsung pada hari Minggu, 18 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Tempat kejadian perkara berada di Lapangan Kerapan Sapi Priok, Dusun Lebak, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Kegiatan pengamanan perlombaan karapan sapi tingkat Kabupaten Sampang tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sampang Nomor: Sprin/3248/X/PAM.3.3./2026 yang diterbitkan tanggal 16 Oktober 2026. Pengamanan ini dilakukan dalam rangka seleksi menuju Piala Presiden tahun 2026 dengan mengerahkan sebanyak 33 personel gabungan dari Polres Sampang dan Polsek jajaran, serta diperkuat oleh 1 regu personel Brimob.

Kasi Humas Polres Sampang menjelaskan bahwa selama perlombaan berlangsung, antusiasme warga sangat tinggi hingga mengakibatkan banyak pengunjung atau penonton yang merangsek maju. Mereka menyaksikan jalannya pertandingan di samping lapangan hingga melebihi garis pembatas atau pagar lapangan, bahkan ada yang melewati garis finish. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu jalannya pertandingan sehingga perlombaan karapan sapi sempat terhenti dan tidak dapat dilanjutkan.

Melihat situasi tersebut, panitia lomba karapan sapi, Sdr. Iyan Sanjaya, sebenarnya telah berulang kali memberikan imbauan melalui pengeras suara. Panitia meminta agar para penonton kembali ke tempat yang telah disediakan serta tidak melewati batas pagar pembatas maupun garis finish. Namun, dikarenakan penonton tetap mengabaikan peringatan tersebut, pihak panitia akhirnya meminta bantuan kepada personel kepolisian yang berjaga di lokasi untuk melakukan tindakan tegas. Langkah ini diambil agar penonton segera mundur ke belakang demi kelancaran pertandingan sekaligus menghindari risiko fatal tertabrak oleh sapi yang sedang berlomba.

Merespons permintaan panitia, personel pengamanan di lapangan kemudian melakukan penindakan tegas untuk memundurkan massa, di mana salah satu personel yang terlibat adalah BRIPKA WA. Setelah tindakan tegas tersebut dilakukan, para penonton akhirnya bersedia mundur dan kembali ke area steril yang telah disiapkan panitia, sehingga perlombaan karapan sapi dapat kembali dilanjutkan dengan aman.

Kendati tindakan penertiban tersebut didasari oleh aspek keselamatan penonton dan kelancaran acara atas permintaan panitia, Polres Sampang tetap mengambil langkah evaluasi internal yang cepat. Pihak Seksi Profesi dan Pengamanan (SIpropam) Polres Sampang telah melakukan pemanggilan dan memberikan teguran keras terhadap oknum anggota yang bersangkutan.

Di hadapan petugas SIpropam, BRIPKA WA telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan penertiban yang dinilai berlebihan tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Polres Sampang memastikan situasi di lokasi pasca-kejadian tetap aman kondusif dan terus berkomitmen menjaga profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas pelayanan serta pengamanan di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *